Skip to main content
UMG Idealab Blog

Ini 10 Istilah dalam Dunia investasi yang Wajib Milenial Tahu

By 24 August 2021No Comments

Dunia investasi kian berkembang dengan kehadiran berbagai jenis investasi. Mulai dari emas, saham, hingga yang terbaru yakni mata uang digital atau cryptocurrency. Semua jenis investasi tersebut tentunya memiliki beragam konsep atau istilah tersendiri di dalamnya.

Sebelum Kamu berinvestasi, tentunya Kamu harus mengetahui lebih dulu istilah-istilah yang sering dipakai. Hal ini penting supaya Kamu bisa memahami apa yang sedang dijelaskan. 

Istilah dalam Dunia Investasi

Berbicara tentang dunia investasi, ada banyak istilah yang sering digunakan untuk menunjukan maksud tertentu. Sebagai contoh, kata emiten atau diversifikasi yang mungkin banyak Kamu dengar saat ‘bermain’ di pasar saham.

Bagi investor pemula, berikut ada beberapa istilah yang perlu diketahui dan sekiranya akan membantu Kamu mempelajari dunia investasi.

1. Venture Capital

Venture Capital (VC) merupakan lembaga keuangan yang memberikan pendanaan alias modal kepada perusahaan-perusahaan rintisan (startup).  Di dalam sebuah VC, ada LP (Limited Partners) yang merupakan investor-investor individu dengan jumlah uang selangit, dana investasi perbankan dan lembaga keuangan lain.

  1. Venture Builder

Venture Builder adalah perusahaan alias entitas yang menampung sumber daya, modal sekaligus sarana bagi Kamu yang ingin memulai sebuah startup. Venture Builderhadir memberikan ide-ide selektif dengan peluang yang tentunya lebih besar bagi para pengusaha startup.

  1. Portofolio Investasi

Pengertian portofolio merupakan kumpulan aset investasi yang dimiliki oleh investor. Portofolio akan menunjukkan apa saja instrumen yang telah diinvestasikan oleh investor. Misalnya, Kamu memiliki investasi di bidang properti 50%, saham 30%, dan sisanya dalam bentuk emas.

  1. Emiten

Menurut OJK, emiten merupakan pihak yang melakukan penawaran efek kepada masyarakat untuk memperoleh dana dari pasar modal. Efek dalam hal ini adalah saham, obligasi dan lain-lain. Emiten sendiri dapat berbentuk orang perseorangan, perusahaan, usaha bersama, asosiasi, atau kelompok yang terorganisasi.

  1. Diversifikasi

Diversifikasi merupakan istilah untuk menunjukan penempatan dana ke beberapa jenis instrumen investasi. Diversifikasi lebih tepatnya menjadi strategi investor untuk meminimalisir risiko kerugian. Sebagai contoh, Kamu mendiversifikasi investasi pada saham, properti, emas, crypto, dan lain-lain.

  1. Buy dan Sell

Buy dan Sell merupakan istilah transaksi untuk menjual dan membeli. Buy adalah investor membeli instrumen investasi yang diinginkan sedangkan Sell berarti investor akan menjual instrumen yang mereka miliki.

  1. Return

Return merupakan keuntungan yang didapat investor pada saat mereka menanamkan modal. Umumnya, return atau imbal hasil baru akan dinikmati oleh investor saat adanya penarikan dana dari instrumen investasi yang dijual. Sebagai contoh, keuntungan dari hasil penjualan emas yang disimpan selama bertahun-tahun.

  1. Saham Blue Chip

Saham blue chip bisa diartikan sebagai saham unggulan. Bagi sebagian investor, saham yang masuk dalam kategori saham blue chip adalah saham yang memiliki nilai kapitalisasi pasar di atas Rp40 triliun.

  1. Take Profit

Take profit merupakan suatu istilah untuk menunjukan keuntungan yang akan didapat dengan merujuk pada batasan harga. Hal ini akan terjadi ketika investor mengambil order dan terkena batasan tersebut maka secara otomatis posisi akan tertutup dan mendapatkan profit.

  1.  Manajer Investasi

Manajer investasi merupakan lembaga keuangan yang memiliki izin khusus dari pihak Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk mengelola dana nasabah. Nantinya, dana nasabah tersebut akan ditempatkan dalam berbagai instrumen investasi. Tujuannya tak lain adalah memperoleh keuntungan bagi Investor yang sudah mempercayakan dananya kepada mereka.